KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA — Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., bersama Satgas Percepatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meninjau langsung progres pembangunan Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) 275/150 kV di Desa Molore, Kecamatan Langgikima, Kamis (16/10/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur kelistrikan strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan target penyelesaian. Wabup turut didampingi pihak konsultan PT PLN (Persero) Pusmanpro UPMPK V, bertanggung jawab terhadap proyek pembangunan GITET dan jaringan transmisi terkait.
GITET Andowia–Molore merupakan bagian penting dari proyek transmisi besar PLN, yang mencakup Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV jalur Kendari–Andowia–Bungku. Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Tenggara, khususnya di Kabupaten Konawe Utara.
Wabup Abuhaera menegaskan, kehadiran gardu induk ini akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan dunia industri.

Kata dia, pembangunan Gitet ini akan menjadi tulang punggung pasokan listrik bagi masyarakat Konut dan kawasan industri, termasuk smelter PT Stargate yang akan segera beroperasi.
Wakil Bupati menekankan pentingnya percepatan pembangunan proyek tersebut agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
Ia berharap proyek ini bisa segera rampung, agar pasokan listrik di Konut semakin stabil dan andal. Ini bukan hanya untuk industri besar, tapi juga untuk penerangan desa, sekolah, dan fasilitas umum. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung penuh pembangunan GITET 275/150 kV ini.
“Mari bersama-sama menjaga dan mendukung proyek ini. Karena manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat Konawe Utara sendiri,” tambahnya.
Kehadiran proyek GITET Molore dinilai sebagai bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif serta memperkuat fondasi infrastruktur energi untuk menunjang pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan tersedianya pasokan listrik berdaya tinggi, diharapkan Konawe Utara mampu menarik lebih banyak investasi industri berbasis sumber daya alam dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. (Red)







