KONAWE UTARA, KABARSULTRA.ID – Suasana ceria menyelimuti PAUD Harapan Bunda di Desa Molore dan TKN Pantai Indah di Desa Ngapainia, Kabupaten Konawe Utara, saat PT Makmur Lestari Primatama (MLP) menggelar Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) bertajuk Pelita Ceria (Pendidikan Lingkungan & Teladan Aksi) pada 30–31 Juli 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya PT MLP menanamkan kesadaran menjaga lingkungan kepada anak-anak sejak usia dini melalui pendekatan edukatif yang menyenangkan. Mengusung semangat CERIA (Cerdas, Enerjik, Ramah, Inovatif, dan Antusias), kegiatan dikemas dalam berbagai aktivitas interaktif yang melibatkan siswa, guru, dan pihak perusahaan.
Selama dua hari pelaksanaan, anak-anak mengikuti tiga kegiatan utama, yakni penyuluhan tentang pengelolaan sampah dan dampaknya terhadap lingkungan, aksi penanaman pohon di lingkungan sekolah, serta sesi apresiasi berupa pembagian hadiah bagi peserta yang aktif mengikuti kegiatan.
Dalam penyuluhan, para siswa diperkenalkan pentingnya membuang sampah pada tempatnya melalui metode belajar yang komunikatif dan mudah dipahami. Sementara pada kegiatan penanaman pohon, anak-anak diajak menanam bibit bersama sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Program ini turut dihadiri Nadya Yulita Alfiani dan Talullembang Daud Santo dari tim External PT MLP, Usy Andriraya dan Muhammad Fachry Zanri selaku Foreman HSE PT MLP, Kepala Sekolah PAUD Harapan Bunda Nur Wahida, Kepala Sekolah TKN Pantai Indah Masfah, S.Pd., M.Pd., beserta para guru dan tim perusahaan.

Nadya Yulita Alfiani mengatakan, Program Pelita Ceria merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan.
“Melalui program Pelita Ceria ‘Pendidikan Lingkungan & Teladan Aksi’ ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai CERIA kepada anak-anak sejak usia dini. Harapannya, edukasi tentang pengelolaan sampah dan penanaman pohon dapat membentuk kesadaran ekologis sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang peduli dan mencintai lingkungan,” ujarnya.
Sementara itu, Foreman HSE PT MLP, Usy Andriraya, menegaskan bahwa budaya menjaga kesehatan, keselamatan, dan lingkungan perlu dikenalkan sejak dini.
“Melalui penyuluhan ini kami ingin anak-anak memahami bahwa kebiasaan sederhana seperti menjaga kebersihan dan merawat lingkungan merupakan fondasi penting dalam menciptakan masa depan yang sehat dan aman bagi semua,” katanya.
Kepala Sekolah PAUD Harapan Bunda, Nur Wahida, mengapresiasi kepedulian PT MLP terhadap dunia pendidikan. Menurutnya, kegiatan tersebut selaras dengan upaya sekolah dalam membentuk karakter peserta didik.
“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT MLP. Kegiatan penanaman pohon dan penyuluhan ini sejalan dengan pembentukan karakter anak. Mereka terlihat sangat antusias dan memperoleh pengalaman belajar yang berharga di luar kelas,” tuturnya.
Hal senada disampaikan Kepala Sekolah TKN Pantai Indah, Masfah, S.Pd., M.Pd. Ia menilai kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak.
“Program Teladan Aksi memberikan pembelajaran langsung yang sangat bermanfaat bagi siswa kami. Terima kasih kepada PT MLP atas edukasi dan perhatian yang diberikan. Semoga sinergi seperti ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan dan pelestarian lingkungan,” pungkasnya.
Melalui Program Pelita Ceria, PT Makmur Lestari Primatama berharap dapat menumbuhkan budaya peduli lingkungan sejak usia dini, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam dan masa depan bumi. (Red)






