KABARSULTRA.ID, KONAWEUTARA — Dalam upaya membentuk generasi muda yang tangguh, berintegritas, disiplin, serta memiliki jiwa kepemimpinan, SMAN 1 Langgikima sukses menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS).
Kegiatan tersebut diikuti dengan penuh antusias oleh para peserta didik yang dipersiapkan menjadi calon pemimpin masa depan, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.
Kegiatan LDKS turut dihadiri Kepala SMAN 1 Langgikima, Fredrik Kawatak, S.Pd. Dalam arahannya, ia menekankan bahwa pembentukan karakter dan kedisiplinan merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap siswa sebelum mengembangkan potensi kepemimpinan.
Menurutnya, seorang pemimpin tidak hanya dituntut memiliki kemampuan dalam mengarahkan orang lain, tetapi juga harus mampu memimpin dirinya sendiri melalui sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan mampu menjadi teladan.
«“Kepemimpinan yang hebat selalu berakar dari kedisiplinan diri dan karakter yang kuat. Melalui LDKS ini, kami berharap para siswa dapat menempa mental, kejujuran, serta rasa tanggung jawab untuk menjadi teladan yang baik bagi sesama rekan sekolah,” ungkap Fredrik Kawatak di hadapan para peserta.»
Salah satu sesi dalam kegiatan tersebut menghadirkan Tallulembang Daud Santo, selaku Staff External PT Makmur Lestari Primatama (MLP), yang membawakan materi secara interaktif dan inspiratif dengan tema “Pendidikan Karakter dan Disiplin.”
Dalam pemaparannya, Tallulembang menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai integritas, etika, ketekunan, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan sejak usia dini.
Ia menjelaskan, kedisiplinan bukanlah bentuk tekanan terhadap seseorang, melainkan kebiasaan positif yang menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam kehidupan. Sikap disiplin, kata dia, akan membentuk pola pikir profesional dan membantu seseorang menghadapi berbagai tantangan, baik dalam dunia pendidikan maupun ketika memasuki dunia kerja.
«“Disiplin dan karakter adalah investasi jangka panjang yang tidak bisa dibeli. Dengan karakter yang kokoh dan kedisiplinan yang konsisten, setiap hambatan akan mampu diubah menjadi peluang untuk berkembang,” ujar Tallulembang Daud Santo saat memberikan motivasi kepada para peserta.»
Sesi sharing materi Pendidikan Karakter dan Disiplin tersebut berlangsung dalam suasana interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti pemaparan materi, terutama saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab.
Keaktifan peserta menunjukkan tingginya ketertarikan siswa terhadap materi yang berkaitan langsung dengan pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, serta kesiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan.
Kegiatan LDKS ini juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi positif antara dunia pendidikan dan pihak industri, khususnya melalui keterlibatan PT Makmur Lestari Primatama (MLP) dan PT Kembar Emas Sultra (KES) dalam memberikan wawasan serta motivasi kepada generasi muda di wilayah Langgikima.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memberikan tambahan pengetahuan kepada para siswa, tetapi juga membuka wawasan mereka mengenai pentingnya kesiapan mental, karakter, etika, dan kedisiplinan dalam menghadapi dunia kerja maupun tantangan global.
Melalui pelaksanaan LDKS ini, SMAN 1 Langgikima berharap para peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Dengan karakter yang kuat, disiplin yang konsisten, serta semangat kepemimpinan yang positif, para siswa diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi muda Langgikima yang berintegritas, bertanggung jawab, dan siap menjadi pemimpin masa depan. (Red)








