KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Konawe Utara (Konut), Muhardin, S.Pd, menggelar kunjungan kerja Reses Tahun Sidang I, Masa Reses II 2025 di Kecamatan Andowia, tepatnya di Desa Anggolohipo, pada Kamis (27/3/2025).
Reses ini dihadiri oleh warga dari beberapa desa yang diundang, antara lain Desa Anggolohipo (sebagai tuan rumah), Desa Banggarema, Desa Amolame, Desa Lahimbua, dan Desa Lamondowo. Berdasarkan daftar hadir, sebanyak 151 orang menghadiri acara tersebut.
Kepala Desa Anggolohipo, Tarmin, S.Pd, yang membuka kegiatan, mengapresiasi Muhardin karena telah memilih desanya sebagai lokasi reses. Ia juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan aspirasi.
“Silakan sampaikan aspirasi kepada anggota dewan, karena reses ini memang diperuntukkan bagi kita semua,” ujarnya.
Muhardin pun menegaskan bahwa dirinya siap menerima dan memperjuangkan aspirasi masyarakat, selama demi kebaikan bersama.
“Kalian bertanya, saya menjawab. Kalian meminta, saya berikan, selama dalam hal kebaikan,” katanya.
Ia juga mengingatkan agar tidak terjadi tumpang tindih program antara pemerintah desa dan pemerintah kabupaten. Oleh karena itu, perlu adanya sinkronisasi agar usulan yang sudah dicanangkan oleh pemerintah desa atau kabupaten tidak lagi diusulkan dalam reses.

Dalam sesi “Jaring Aspirasi Masyarakat”, warga dari berbagai desa menyampaikan permintaan dan keluhan mereka, di antaranya:
- Desa Anggolohipo: Peningkatan Jalan Usaha Tani (JUT).
- Desa Banggarema: Bantuan bibit sawit, normalisasi sungai, perbaikan bronjong, rehabilitasi duiker, serta pengoperasian PDAM yang belum mengalir.
- Desa Lahimbua: Bantuan untuk rumah ibadah dan pemanfaatan kembali pasar desa.
- Desa Lamondowo: Pembangunan bronjong dan bantuan mesin pencacah nilam untuk mendukung pertanian masyarakat.
Camat Andowia yang turut hadir juga mengusulkan pengadaan Integrasi Layanan Premier (ILP), sebuah alat layanan Posyandu untuk seluruh desa di kecamatan tersebut.
Menanggapi permintaan masyarakat, Muhardin langsung berkomitmen memberikan bantuan sebesar Rp100 juta untuk pembangunan rumah ibadah di Desa Lahimbua.
Selain itu, ia juga berjanji akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk peningkatan JUT, sementara untuk bantuan bibit sawit dan nilam, ia siap membantu secara pribadi.
“Insya Allah, bibit nilam dan sawit akan saya bantu langsung,” tegasnya.

Reses ini juga dihadiri oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Konawe Utara, Ir. Ariansyah Manaf. Ia mengusulkan beberapa program untuk mendukung pembangunan daerah, diantaranya:
- Sistem Perkantoran Swasta Satu Atap (SIKASTA) – Program ini bertujuan untuk memudahkan koordinasi antara pihak swasta, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem penyewaan kantor.
- Gerbang Potensi Kecamatan – Konsep ini memungkinkan setiap kecamatan menampilkan potensi unggulannya di gerbang masuk kecamatan agar lebih dikenal tanpa harus bergantung pada promosi media.
Muhardin menilai ide ini sangat brilian dan berjanji akan mengawal usulan tersebut di tingkat eksekutif.
“Saya akan perjuangkan seluruh aspirasi yang disampaikan, termasuk ide program Pak Ariansyah dengan pengawalan yang serius,” tutupnya. (Red)








