KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA – Ketua DPRD Kabupaten Konawe Utara (Konut), Herman Sewani, menggelar kegiatan reses masa sidang II Tahun 2026 dengan fokus pada sektor pertanian di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kecamatan Landawe, Wiwirano, dan Langgikima.
Kegiatan reses tersebut berlangsung di Desa Kalosua, Kecamatan Landawe, Jumat (8/5/2026), dan dihadiri Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara, perwakilan BPR Bahteramas, Camat Landawe, perwakilan Polsek Landawe, kelompok tani, tokoh masyarakat, aparat desa, hingga para pemuda tani setempat.
Dalam pertemuan itu, masyarakat menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, mulai dari kelangkaan pupuk, perbaikan jaringan irigasi, akses jalan usaha tani, hingga kebutuhan alat dan mesin pertanian (Alsintan).
Selain itu, petani juga berharap adanya perhatian pemerintah terhadap stabilitas harga hasil panen agar kesejahteraan petani dapat meningkat.

Ketua DPRD Konawe Utara, Herman Sewani, menegaskan bahwa kegiatan reses bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami hadir untuk mendengar secara langsung apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, khususnya para petani. Semua aspirasi ini akan kami bawa dalam pembahasan bersama pemerintah daerah agar bisa direalisasikan sesuai skala prioritas,” ujarnya.
Menurut Herman, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan pangan daerah sekaligus menjadi penopang utama perekonomian masyarakat desa.
Karena itu, ia menilai dukungan terhadap petani harus terus diperkuat melalui kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat.
“Pertanian adalah sektor penting yang harus mendapat perhatian serius. Jika petani sejahtera, maka ketahanan pangan daerah juga akan semakin kuat,” katanya.

Sementara itu, Camat Landawe mengapresiasi pelaksanaan reses tersebut karena dinilai mampu menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah daerah.
Menurutnya, kehadiran pimpinan DPRD di tengah masyarakat menunjukkan komitmen nyata dalam mendengar kebutuhan warga secara langsung.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan reses ini karena masyarakat bisa menyampaikan langsung kebutuhan mereka, termasuk persoalan pertanian yang selama ini dihadapi,” ujarnya.
Salah seorang petani, Hendrik, mengaku senang karena aspirasi mereka dapat disampaikan langsung kepada Ketua DPRD Konawe Utara.
“Kami berharap apa yang kami sampaikan hari ini benar-benar diperhatikan, terutama soal pupuk dan irigasi karena itu sangat penting bagi hasil pertanian kami,” ungkapnya.
Di akhir kegiatan, Ketua DPRD bersama Sekretaris Dinas Tanaman Pangan dan Peternakan Konawe Utara menyerahkan bantuan kepada kelompok tani berupa pupuk organik sebanyak 25,5 ton serta 50 unit sprayer elektrik guna mendukung peningkatan produktivitas pertanian di Kecamatan Landawe. (Red)







