KABARSULTRA.ID, KENDARI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.
Komitmen itu terlihat saat Sekretaris Daerah (Sekda) Konut, Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd., bersama Wakil Ketua I DPRD Konut, I Made Tarubuana, S.Si., hadir dalam agenda resmi penyerahan Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara di Kendari.
Turut mendampingi, Kepala BKAD Konut Drs. Irwan serta jajaran OPD Pemkab Konut. Acara ini membahas hasil evaluasi Ranperda Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2024 dan rancangan Peraturan Kepala Daerah terkait penjabaran APBD.
Momen Strategis Konsolidasi Pemerintahan
Forum evaluasi yang digelar di Ruang Rapat BPKAD Sultra itu bukan sekadar agenda administratif, melainkan wadah penting memperkuat sinergi antara eksekutif, legislatif, dan pemerintah provinsi.
Sekda Konut menegaskan, keterlibatan aktif Konawe Utara menjadi bukti kesungguhan dalam menjalankan amanah keuangan publik.
“Transparansi adalah fondasi membangun kepercayaan masyarakat. Pertanggungjawaban APBD bukan sekadar formalitas, tapi amanah besar untuk memastikan setiap rupiah kembali ke rakyat dalam bentuk program nyata,” ujar Dr. Safruddin.
Capaian Positif: Utang Turun, Kas Daerah Kuat
Dari hasil evaluasi Pemprov Sultra, Konawe Utara mencatat penurunan utang jangka pendek hingga 95 persen. Angka ini mencerminkan upaya serius memperbaiki struktur fiskal sekaligus menjaga kesehatan keuangan daerah.
Selain itu, posisi kas daerah juga relatif besar dibandingkan kewajiban jangka pendek. Hal ini menandakan likuiditas yang sehat, memberi ruang lebih leluasa bagi pemerintah untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik. Dr. Safruddin menegaskan capaian ini adalah hasil kerja kolektif seluruh jajaran pemerintah
“Tata kelola keuangan kita semakin tertib. Dengan kas yang kuat, Konawe Utara memiliki modal penting untuk mempercepat pembangunan,” katanya.

Sinergi Eksekutif dan Legislatif
Kehadiran DPRD Konut dalam forum ini menegaskan bahwa fungsi pengawasan berjalan seiring dengan kebijakan pemerintah daerah.
Wakil Ketua I DPRD Konut, I Made Tarubuana, menegaskan pihaknya akan terus mengawal agar setiap rupiah APBD diarahkan sesuai kebutuhan masyarakat.
Langkah Menuju Good Governance
Agenda penyerahan keputusan gubernur ini menjadi simbol dorongan moral bagi daerah-daerah di Sulawesi Tenggara untuk memperkuat akuntabilitas.
Bagi Konawe Utara, capaian ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai daerah dengan komitmen kuat pada prinsip good governance. Dengan solidnya kolaborasi eksekutif, legislatif, dan OPD, Konut bergerak mantap menuju pemerintahan yang bersih dan berdaya saing.
“Pengelolaan keuangan yang tertib adalah pondasi pemerintahan berdaya saing. Dengan itu, pembangunan lebih terarah dan kepercayaan publik semakin kuat,” tegas Dr. Safruddin.
Satu Irama Membangun Sultra
Bersama daerah lain seperti Kendari, Muna Barat, Kolaka Timur, dan Kolaka, kehadiran Konawe Utara memperlihatkan bahwa Sulawesi Tenggara kini bergerak dalam satu irama: membangun tata kelola keuangan daerah yang maju, bersih, dan terpercaya.
Momentum ini meneguhkan bahwa Konawe Utara, di bawah kepemimpinan Bupati H. Ikbar, S.H., M.H. dan Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., terus melangkah mantap menuju pemerintahan yang profesional dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat. (Red)







