KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA – Komitmen Satuan Brigade Mobil (Brimob) Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kemanusiaan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lokasi banjir Desa Sambandete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara.
Melalui Tim Kontinjensi Bantuan Kemanusiaan Bencana Alam, personel Brimob diterjunkan langsung ke lapangan pada Jumat (11/4/2025) untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir besar akibat luapan sungai pascahujan deras.
Tim SAR yang dipimpin IPDA Muh. Nasrul Insani, F.N., S.H., memberikan pelayanan maksimal dalam mengevakuasi warga yang kesulitan melintasi ruas jalan utama Trans Sulawesi yang tergenang banjir dan terputus total.
Banjir yang cukup parah ini menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga, termasuk akses ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan. Kehadiran Brimob tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi harapan bagi masyarakat di tengah situasi darurat.
Aksi kemanusiaan tersebut turut didampingi oleh Kepala Desa Sambandete, Idrus, S.IP., dan Lurah Linomoiyo, Endang, S.Pd., yang mengapresiasi keterlibatan aktif Brimob dalam membantu masyarakat di lapangan.
“Kami terus bersiaga dan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Konawe Utara serta pemerintah setempat demi memastikan keselamatan seluruh warga, khususnya saat melakukan penyeberangan darurat di Jalan Trans Sulawesi,” ujar IPDA Nasrul di lokasi banjir.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Operasi Aman Nusa, program nasional yang berfokus pada penanganan bencana dan situasi darurat di berbagai wilayah Indonesia.
“Sebagai bentuk kesiapsiagaan penuh, Sat Brimob Polda Sultra menyiagakan tim SAR lengkap dengan peralatan evakuasi untuk mengantisipasi segala kemungkinan yang bersifat darurat,” tegas IPDA Nasrul.
Untuk diketahui, kehadiran Tim Kontinjensi Brimob ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dwi Irianto, S.I.K., M.Si., yang sebelumnya meninjau langsung lokasi banjir dan memerintahkan jajarannya untuk bersiaga 24 jam guna mengatur arus lalu lintas serta memastikan keselamatan warga.
“Ini bukti nyata bahwa Brimob tidak hanya bertugas dalam penegakan hukum, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi dalam operasi kemanusiaan demi melindungi dan membantu masyarakat dalam kondisi terburuk sekalipun,” tutup IPDA Nasrul. (Red)







