KABARSULTRA.ID, KOLAKA – Angin segar bagi penguatan ekonomi daerah berembus dari Kabupaten Kolaka. Ketua DPRD Konawe Utara, Herman Sewani, SH, menghadiri langsung pelantikan sekaligus peluncuran Asosiasi Pengusaha Wonua Mekongga (Asopongga) yang digelar di Sekretariat Asopongga, Jalan Poros Kolaka–Pomalaa, Desa Pelambua, Kecamatan Pomalaa, Senin (15/12/2025).
Pelantikan ini menjadi tonggak penting lahirnya wadah baru bagi pengusaha lokal Kolaka yang selama ini belum terakomodir dalam asosiasi pengusaha lainnya. Asopongga hadir secara khusus untuk menaungi para pengusaha yang berdomisili dan menjalankan aktivitas usaha di Kabupaten Kolaka, dengan semangat memperkuat peran ekonomi masyarakat lokal.
Ketua Asopongga, Mansiral Usman, menjelaskan bahwa asosiasi ini lahir dari semangat kebersamaan dan kepedulian pengusaha daerah terhadap masa depan Kolaka. Ia menegaskan, Asopongga memiliki prinsip kuat dalam menjaga dominasi kepemilikan lokal, dengan syarat kepemilikan saham perusahaan minimal 51 persen milik pengusaha lokal Kolaka.
“Asopongga berasal dari bahasa daerah yang berarti satu tempat makan, satu piring. Filosofi ini mencerminkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kesetaraan pengusaha lokal dalam membangun daerahnya sendiri,” ujar Mansiral.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Asopongga terbuka bagi seluruh sektor usaha, mulai dari jasa konstruksi, pertambangan, media, hingga sektor-sektor strategis lainnya. Ke depan, asosiasi ini diharapkan mampu menjadi jembatan bagi pengusaha lokal untuk terlibat aktif dalam proyek-proyek strategis nasional (PSN) yang ada di Kolaka, sekaligus mendorong pemanfaatan tenaga kerja lokal sesuai dengan regulasi daerah.
la menambahkan, Asopongga didirikan oleh sejumlah pengusaha lokal Kolaka, di antaranya Direktur PT ANOA Indonesia Mekongga (AIM) Rahim Tamburaka selaku Ketua Dewan Pengawas Asopongga, Yusran Wasirih, Dan Ketua Asopongga Mansiral Usman.
Sementara itu, Ketua DPRD Konawe Utara Herman Sewani, memberikan apresiasi tinggi atas terbentuknya Asopongga. Menurutnya, kehadiran asosiasi ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat posisi tawar pengusaha lokal agar tidak tertinggal dalam arus pembangunan.
“Saya sangat mengapresiasi terbentuknya Asopongga. Pengusaha lokal harus bersatu agar tidak menjadi penonton di daerahnya sendiri. Dengan kebersamaan, posisi tawar pengusaha daerah akan semakin kuat dan mampu bersaing,” tegas Herman.
Ia juga berharap Asopongga dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.
“Harapan saya, Asopongga menjadi motor penggerak ekonomi lokal, membuka peluang usaha dan lapangan kerja, serta memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Jika pengusaha lokal kuat, maka daerah juga akan semakin maju,” pungkasnya.
Pelantikan dan peluncuran Asopongga turut dihadiri sejumlah pengusaha lokal Kolaka serta tokoh masyarakat. Dukungan yang mengalir menandai optimisme besar terhadap lahirnya wadah baru yang diharapkan mampu menjadi simbol kebangkitan ekonomi lokal Wonua Mekongga. (Red)







