KABARSULTRA.ID, SEMARANG – PT Kalimantan Prima Persada (KPP MINING) menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan melalui pemaparan program rehabilitasi mangrove dalam kegiatan Media Gathering PAMA Group 2026 yang digelar di Hotel Gumaya, Semarang. Kegiatan ini menjadi wadah mempererat kolaborasi antara perusahaan dan insan media sekaligus memperkenalkan berbagai program keberlanjutan yang dijalankan oleh anak usaha PAMA Group.
Pada sesi pemaparan, Manager CSR KPP MINING, Daniel Angga Sembara, menjelaskan berbagai inisiatif perusahaan di bidang pelestarian lingkungan, khususnya program penanaman mangrove yang telah dimulai sejak tahun 2024 di wilayah pesisir Semarang.
Di hadapan puluhan jurnalis dari media nasional dan daerah, Daniel memaparkan bahwa KPP MINING bersama mitra IKAMaT (Inspirasi Keluarga Kesemat) telah menanam sebanyak 10.000 pohon mangrove pada tahap awal di kawasan Mangunharjo dan Mangkang Wetan.
Namun, pelaksanaan program tersebut menghadapi berbagai tantangan. Tingginya abrasi pantai, tumpukan sampah, serta perubahan garis pantai menyebabkan tingkat keberhasilan (survival rate) tanaman pada tahun pertama hanya mencapai sekitar 16,65 persen.
Menghadapi kondisi tersebut, KPP MINING melakukan evaluasi menyeluruh dan memindahkan lokasi penanaman ke kawasan Dusun Gojoyo, Demak, dengan menerapkan konsep silvofishery, yakni sistem budidaya perikanan yang dipadukan dengan konservasi mangrove.
Melalui pendekatan tersebut, hasil yang diperoleh menunjukkan peningkatan signifikan. Dalam enam bulan pertama, tingkat kelangsungan hidup tanaman mangrove meningkat hingga 71,39 persen. Selain memberikan manfaat ekologis, program tersebut juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat melalui budidaya udang vaname yang mampu menghasilkan panen bernilai sekitar Rp4,5 juta dalam kurun waktu enam bulan.
Dalam presentasinya, Daniel menegaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari jumlah pohon yang ditanam, tetapi juga dari manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.
Media Gathering PAMA Group 2026 sendiri berlangsung selama 24–26 Juni 2026 dengan mengusung tema “Media Collaboration for Sustainable Coastal Future”. Kegiatan ini diikuti sekitar 30 media dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain sesi pemaparan perusahaan, kegiatan juga menghadirkan pakar lingkungan yang membahas pentingnya ekosistem mangrove sebagai pelindung kawasan pesisir dari abrasi, habitat biota laut, serta penyerap emisi karbon.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, para jurnalis juga diajak mengunjungi lokasi penanaman mangrove untuk melihat secara langsung perkembangan program rehabilitasi yang dijalankan KPP MINING sekaligus ikut melakukan penanaman mangrove bersama manajemen perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, KPP MINING berharap hubungan kolaboratif dengan media semakin kuat sehingga berbagai program keberlanjutan perusahaan dapat diketahui masyarakat secara luas serta mendorong partisipasi berbagai pihak dalam menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
KPP MINING merupakan perusahaan kontraktor jasa pertambangan yang tergabung dalam PAMA Group dan Grup Astra. Selain menjalankan bisnis pertambangan, perusahaan terus mengembangkan berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan sebagai bagian dari komitmen mendukung pencapaian Astra 2030 Sustainability Aspirations. (Red)







