KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA – General Manager PT Antam UBPN Konawe Utara (Konut), Eko Aditya, S.T., menghadiri peresmian Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, Jumaat (21/08/2026).
Jembatan tersebut diresmikan langsung oleh Kepala Staf Teritorial TNI (Kaster), Letnan Jenderal TNI Bambang Trisnohadi. Kehadiran jembatan ini diharapkan semakin memperlancar akses dan mobilitas masyarakat sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi antarwilayah di Konawe Utara.

Dalam sambutannya, Eko Aditya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Tentara Nasional Indonesia, khususnya Staf Teritorial TNI, atas terselenggaranya pembangunan jembatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
“Atas nama PT Antam Unit Bisnis Pertambangan Konawe Utara, kami menyampaikan penghargaan dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran TNI, khususnya Staf Teritorial TNI, atas terselenggaranya kegiatan ini,” ujar Eko.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda sejalan dengan semangat pembangunan nasional yang terus didorong pemerintah, yakni memastikan hasil pembangunan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan, tetapi juga dapat dirasakan hingga ke masyarakat di daerah.
Eko menegaskan, sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan industri strategis nasional, PT Antam memiliki tanggung jawab untuk mengambil bagian dalam agenda pembangunan serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami memahami bahwa keberadaan Antam di Konawe Utara tidak boleh hanya dilihat dari seberapa besar sumber daya mineral yang dapat kami kelola. Keberadaan Antam juga harus memberikan nilai tambah dan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” katanya.
Ia menambahkan, pembangunan dan hilirisasi industri yang terus didorong pemerintah semakin menegaskan pentingnya pengelolaan sumber daya alam Indonesia untuk menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat kemandirian bangsa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menurut Eko, keberlanjutan sektor pertambangan harus berjalan beriringan dengan keberlanjutan sosial dan kemajuan wilayah tempat perusahaan beroperasi.
“Bagi Antam, Konawe Utara bukan hanya tempat kami menjalankan aktivitas pertambangan, tetapi merupakan bagian penting dari perjalanan Antam. Oleh sebab itu, kami ingin tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta ikut berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eko menilai sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mendukung pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi tersebut harus terus dijaga dan diperkuat agar memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Khusus kepada masyarakat Kecamatan Sawa, Eko menyampaikan ucapan selamat atas hadirnya Jembatan Perintis Garuda. Ia mengajak masyarakat untuk menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut dengan sebaik-baiknya.
“Semoga dengan adanya jembatan ini, akses masyarakat semakin mudah, aktivitas ekonomi semakin lancar, mobilitas antarwilayah semakin baik, dan manfaatnya dapat terus dirasakan bukan hanya hari ini dan besok, tetapi juga oleh anak cucu kita ke depan,” tuturnya.
Di akhir sambutannya, Eko kembali menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kaster TNI beserta seluruh jajaran atas pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat serta kontribusinya dalam pembangunan.
Ia berharap sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun dapat terus diperkuat guna mendukung terwujudnya Konawe Utara yang semakin maju sekaligus Indonesia yang kuat, mandiri, dan sejahtera.(Red)






