KABARSULTRA.ID, KONAWE UTARA – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Hal itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih oleh Bupati Konawe Utara, Dr. H. Ikbar, S.H., M.H., didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., di Desa Ulu Sawa, Kecamatan Sawa, Kamis (23/7/2026).
Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan program kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia sebagai upaya memperkuat sektor perikanan, meningkatkan kesejahteraan nelayan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di wilayah pesisir.
Program tersebut akan menjangkau lima desa di Kecamatan Sawa, yakni Desa Tanjung Laimeo, Desa Ulu Sawa, Desa Tanjung Bunga, Desa Muara Tinobu, dan Desa Pasir Putih. Melalui pembangunan ini, pemerintah berharap tercipta kawasan nelayan yang lebih tertata, produktif, dan mampu meningkatkan daya saing hasil perikanan daerah.
Berdasarkan rencana pelaksanaan, proyek ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp9.710.421.000 dan nilai lokasi pekerjaan sebesar Rp3.460.825.866, sehingga total anggaran mencapai sekitar Rp13,17 miliar. Pekerjaan ditargetkan selesai dalam waktu 135 hari kalender.
Dalam sambutannya, Bupati Konawe Utara menyampaikan bahwa pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih merupakan bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap masyarakat pesisir yang selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.
Menurutnya, keberadaan kawasan nelayan yang lebih representatif diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas pelayanan kepada nelayan, serta membuka peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di lima desa penerima program,” ujar Bupati.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., Kepala Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Dandim 1430 Konawe Utara, Kajari Konawe, perwakilan Kapolres Konawe Utara, Ketua Komisi I beserta anggota DPRD Kabupaten Konawe Utara, Danposal, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari lima desa penerima manfaat.
Kehadiran berbagai unsur pemerintah, TNI-Polri, legislatif, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan kawasan pesisir di Kabupaten Konawe Utara.
Dengan dimulainya pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara optimistis sektor kelautan dan perikanan akan semakin berkembang serta mampu menjadi salah satu motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Red)







