KABARSULTRA.ID, JAKARTA — Komitmen dalam penanganan kondisi darurat dan misi kemanusiaan kembali mendapat pengakuan di tingkat nasional. PT Makmur Lestari Primatama (MLP) bersama PT Kembar Emas Sultra menerima penghargaan Apresiasi Aksi Kemanusiaan ESDM Siaga Bencana atas kontribusi dalam penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2026.
Penganugerahan penghargaan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Samaun Samadikun, Gedung Soemantri Brojonegoro, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Piagam penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Dr. Ing. Tri Winarno, S.T., M.T., didampingi Direktur Teknik dan Lingkungan sekaligus Kepala Inspektur Tambang Mineral dan Batubara, Ahmad Syauqi, S.Si., S.T., M.Ak.

Dalam arahannya, Tri Winarno menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Kementerian ESDM kepada perusahaan-perusahaan yang menunjukkan kepedulian serta kontribusi nyata dalam aksi kemanusiaan dan penanggulangan bencana.
Menurutnya, keterlibatan aktif dunia usaha memiliki peran penting dalam memperkuat ekosistem penanggulangan bencana nasional, terutama dalam situasi darurat yang membutuhkan respons cepat, tepat, dan terkoordinasi.
“Kami, Kementerian ESDM, pascabencana gempa bumi di NTT mengeluarkan surat penyelenggaraan penanggulangan bencana dan surat kami Nomor B-7693/MB.07/DBT.KP/2026 tanggal 16 Agustus 2026 perihal Bantuan Bencana Gempa Bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur kepada seluruh perusahaan yang memiliki pertambangan,” ujar Tri Winarno di hadapan para pimpinan badan usaha.
Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas aksi cepat tanggap dan kontribusi yang diberikan PT Makmur Lestari Primatama bersama PT Kembar Emas Sultra dalam membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur pada 2026.
Menanggapi penghargaan tersebut, Direktur Utama PT Makmur Lestari Primatama dan PT Kembar Emas Sultra, Andi Sari Dewi, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM atas penghargaan yang diberikan.
Menurutnya, penghargaan tersebut bukan sekadar bentuk pengakuan, tetapi juga menjadi refleksi atas komitmen perusahaan dalam menjalankan aksi kemanusiaan.
“Penghargaan ini bukan hanya sebuah kehormatan bagi kami, melainkan juga refleksi atas komitmen kemanusiaan PT Makmur Lestari Primatama dan PT Kembar Emas Sultra,” tutur Andi Sari Dewi.
Ia menambahkan, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan bencana.
Kehadiran badan usaha, kata dia, tidak semata-mata berada dalam kerangka operasional bisnis, tetapi juga harus diwujudkan melalui kontribusi nyata dan kebermanfaatan yang berkelanjutan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.
Melalui momentum Aksi Kemanusiaan ESDM Siaga Bencana tersebut, semangat gotong royong dan kolaborasi antara pemerintah dengan dunia usaha diharapkan terus terjaga.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk memperkuat respons terhadap berbagai situasi darurat, sekaligus mendukung proses pemulihan masyarakat agar semakin tangguh, mandiri, dan berdaya di berbagai wilayah Indonesia. (Red)







