KABARSULTRA.ID, KONAWEUTARA — Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Konawe Utara terpilih, Osmar, S.Hut., M.M., menegaskan komitmennya untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan penguatan sektor usaha lokal di 13 kecamatan selama masa kepemimpinannya.
Komitmen tersebut disampaikan Osmar dalam sambutannya usai terpilih sebagai Ketua Kadin Konawe Utara melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) II Kadin Konawe Utara, Selasa (22/9/2026).
Dalam sambutannya, Osmar menyampaikan bahwa salah satu fokus utama kepemimpinannya selama lima tahun ke depan adalah menciptakan lapangan kerja melalui pengembangan pengusaha di setiap kecamatan.
“Insyaallah dalam lima tahun kita kemudian akan berfokus pada penciptaan lapangan kerja, khususnya di 13 kecamatan. Jadi, kita punya target minimal 10 pengusaha setiap kecamatannya,” ujar Osmar.

Ia menjelaskan, target tersebut apabila diterapkan di seluruh wilayah Konawe Utara, akan menghasilkan sedikitnya 130 pengusaha yang menjadi sasaran pengembangan usaha, dengan masing-masing kecamatan ditargetkan memiliki minimal 10 pengusaha.
Menurutnya, upaya tersebut merupakan bagian dari strategi Kadin Konawe Utara untuk memperluas kesempatan usaha sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Dorong Penguatan UMKM dan Pengusaha Lokal
Selain menciptakan pengusaha baru, Osmar juga menyoroti pentingnya meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang saat ini masih berada pada skala usaha bawah.
Ia menyampaikan bahwa Kadin Konawe Utara akan mendorong proses skill up atau peningkatan kemampuan UMKM agar dapat berkembang ke tingkat usaha yang lebih tinggi.
“UMKM yang levelnya masih bawah, kita akan skill up untuk naik ke atas,” katanya.
Osmar juga menegaskan perhatian terhadap pengusaha lokal yang selama ini telah menjalankan kegiatan usaha, tetapi belum memperoleh ruang yang cukup untuk berkembang.
Menurutnya, Kadin akan berupaya membangun jaringan (networking) dengan pengusaha nasional untuk membuka peluang kerja sama dan mempertemukan pengusaha nasional dengan pelaku usaha daerah, khususnya pengusaha di Kabupaten Konawe Utara.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas akses pelaku usaha lokal terhadap jaringan bisnis, peluang kemitraan, dan pengembangan kegiatan ekonomi.
Kadin Konut Himpun Pengusaha Lintas Sektor
Dalam arah kepemimpinannya, Osmar menyatakan bahwa Kadin Konawe Utara akan membangun kolaborasi dengan seluruh pelaku usaha tanpa membatasi pada satu sektor tertentu.
Ia menyebutkan sejumlah sektor yang akan menjadi bagian dari penguatan kolaborasi tersebut, di antaranya pertanian, perikanan, pertambangan, perkebunan, jasa, transportasi, dan logistik.
“Kadin Konut ini akan berkolaborasi seluruh pengusaha, jadi bukan hanya satu sektor saja. Mulai dari sektor pertanian, perikanan, pertambangan dan perkebunan, jasa, transportasi dan logistik, semua kita himpun, kita advokasi untuk kemudian kita dudukkan bersama seperti apa dan arah ke depannya,” ungkapnya.
Osmar menilai, penghimpunan pelaku usaha dari berbagai sektor menjadi bagian penting untuk membangun komunikasi dan menyusun arah pengembangan dunia usaha di Konawe Utara.
Melalui kolaborasi tersebut, Kadin akan berupaya memfasilitasi pembahasan bersama mengenai kebutuhan, tantangan, serta peluang pengembangan masing-masing sektor usaha.
Siapkan Rapat Anggota dan Pemetaan Program
Lebih lanjut, Osmar mengatakan, setelah pelaksanaan Muskab II, pihaknya akan melanjutkan agenda organisasi melalui rapat anggota.
Rapat tersebut akan menjadi ruang diskusi untuk menyusun pemetaan program yang lebih konkret, sekaligus merumuskan langkah-langkah kolaborasi dalam mendukung penciptaan lapangan kerja dan pengembangan pengusaha di Konawe Utara.
“Setelah ini kami akan melakukan rapat anggota. Nanti rapat anggota akan berdiskusi juga seperti apa, kemudian memetakan lebih konkretnya,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kadin Konawe Utara akan mengupayakan kolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh asosiasi yang ada di Kabupaten Konawe Utara.
Menurut Osmar, sinergi antara Kadin, pemerintah daerah, dan asosiasi usaha diperlukan untuk membangun kerja sama yang mendukung pertumbuhan dunia usaha serta penciptaan lapangan kerja di daerah.
“Secara umumnya, kita akan membuat kolaborasi yang terbaik untuk kemudian menciptakan lapangan kerja, menemukan pengusaha di Kabupaten Konawe Utara bersama Kadin dan pemerintah daerah, serta seluruh asosiasi-asosiasi yang ada di Kabupaten Konawe Utara,” pungkasnya.
Melalui kepemimpinan baru tersebut, Kadin Konawe Utara diarahkan untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah kolaborasi pelaku usaha lintas sektor, dengan fokus pada peningkatan kapasitas UMKM, pengembangan pengusaha lokal, serta perluasan peluang usaha dan lapangan kerja di seluruh wilayah Konawe Utara. (Red)







